Senin, 23 Juli 2018

Mangkok perak






Mangkok perak 
Diameter 13 cm tinggi 8,5 cm

Peralatan makan perak pada umumnya digunakan oleh kaum bangsawan atau masyarakat kelas atas
Disamping karena harganya yang mahal, perak juga digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya racun dalam makanan tersebut

Kamis, 19 Juli 2018

Kursi putar antik






Kursi putar antik terbuat dari kayu jati dengan bentuk yg luwes dan anggun merupakan pengaruh dari aliran art nouveau
Kondisi kokoh dan siap pakai

Lampu antik motif rumah




Lampu antik dengan motif rumah dan pohon 
dalam kondisi utuh 
tidak mudah untuk mendapatkan lampu katrol dengan motif seperti ini dikarenakan usianya yang sudah tua dan keberadaannya yang semakin langka
dilengkapi kap porcelen ukuran 28 dengan tempat minyak ovalin dan kner kuningan
kehadirannya mampu menambah kesan elegan dan vintage di ruang anda

Lampu antik singa palem



Lampu antik dengan motif singa dan pohon palem
dalam kondisi utuh 
tidak mudah untuk mendapatkan lampu katrol dengan motif seperti ini dikarenakan usianya yang sudah tua dan keberadaannya yang semakin langka
dilengkapi kap porcelen ukuran 28 dengan tempat minyak ovalin dan kner kuningan
kehadirannya mampu menambah kesan elegan dan vintage di ruang anda

Senin, 16 Juli 2018

KRISTAL TEMPAT BUAH


Kristal dengan kilauannya yang indah dan tampilannya yang mewah



Pada era kolonial, kristal kristal yang indah ini diinport langsung dari eropa


Dan hanya orang orang kaya atau kaum bangsawan yang menggunakannya


Tempat buah
Dengan diameter 20 cm
Terbuat dari kristal vacetan, tampil elegan dengan kilauannya



Ditopang kaki terbuat dari kuningan
Dengan motif lekukan khas art Nouveau
Salah satu aliran yang populer di akhir  th 1800 an hingga kisaran th 1930


Tinggi keseluruhan dengan kaki 14 cm
Tempat buah ini tampil cantik melengkapi koleksi kristal anda

Rp 750.000 ,-




Jumat, 22 Juni 2018

TIGA DEWA KEBERUNTUNGAN 三神運氣 (Besar)

Fu Lu Shou  福禄壽  mengacu pada konsep Keberuntungan (Fu/ 福) , Kesejahteraan (Lu/ 禄), dan Panjang Umur (Shou/ 壽). Istilah ini umum digunakan dalam budaya Cina untuk menunjukkan tiga unsur kehidupan yang baik. 


Patung ketiga dewa ini dapat ditemukan hampir di setiap rumah Cina dan banyak toko-toko milik masyarakat Cina di altar kecil dengan segelas air, sebuah persembahan menguntungkan seperti jeruk , terutama selama Tahun Baru Cina. Secara tradisional,susunan mereka adalah dari  kanan ke kiri (sehingga Fu 福  ada di sebelah kanan, Lu 禄 di tengah, dan Shou 壽 di paling kiri).
 

Fu kung kung (福) mengacu pada planet Jupiter . Dalam astrologi tradisional, planet Jupiter diyakini sebagai bintang keberuntungan.


Menurut legenda Tao, Dewa Fu 福 dikaitkan dengan Yang Cheng 阳城, seorang gubernur  Daozhou 道州. Yang Cheng mempertaruhkan hidupnya dengan menulis peringatan kepada kaisar untuk menyelamatkan bangsa dari penderitaan.


Setelah kematiannya, orang-orang membangun sebuah kuil untuk mengenang dia, dan dari waktu ke waktu ia dianggap sebagai personifikasi dari keberuntungan 福.


Dewa Fu 福  biasanya digambarkan dalam pakaian sarjana, memegang sebuah gulungan kitab, yang kadang-kadang tertulis karakter 福如東海/Fu ru dong hai (Berkelimpahan bagai laut timur) . atau dapat juga dilihat sedang menggendong anak, atau dikelilingi oleh anak-anak.


Lu Kung Kung ( 禄 ) adalah ζ Ursa Majoris , atau, dalam astronomi tradisional Cina, bintang keenam di cluster Wenchang
 

Dewa Lu 禄 diyakini sebagai Zhang Xian, yang hidup pada Dinasti Shu.
 

Kata lu 禄 secara khusus mengacu pada gaji seorang pejabat pemerintah. Dengan demikian, dewa Lu 禄 adalah dewa kemakmuran, pangkat dan pengaruh.


hiasan topi aslinya hilang dan diganti dengan kayu tapi tidak mengurangi keindahannya


Dewa Lu 禄 juga disembah secara terpisah dari dua lainnya sebagai dewa yang menolong seseorang dalam Ujian kerajaan, keberhasilan dalam birokrasi kerajaan. Dewa Lu 禄 biasanya digambarkan memakai pakaian kebesaran pejabat kekaisaran China
dewa Lu 禄 memegang gulungan kitab bertuliskan 恭喜發財/gong xi fa cai (bersuka cita menerima kemakmuran) atau memegang ruyi
 

Shou kung kung (壽) adalah α Carinae ( Canopus ), bintang Kutub Selatan dalam astronomi Cina, dan diyakini mengendalikan masa hidup dari manusia.


Menurut legenda, ia dikandung ibunya selama sepuluh tahun, dan sudah tua saat dilahirkan.

+

Dia cirikan dengan dahinya yang menonjol / jenong dan membawa buah persik / thao sebagai sebagai simbol keabadian . 


terdapat sedikit cacat pada tangan yang memegang tongkat, hal ini mungkin karena tongkat tersebut memang bisa dilepas jadi kurang hati hati saat memasangkan atau melepasnya
tapi tidak begitu terlihat


Dewa Panjang Umur biasanya ditampilkan tersenyum dan ramah, dan dia kadang-kadang dapat membawa labu diisi dengan Ramuan Kehidupan.
Dewa panjang umur memegang buah persik dan pada tongkatnya terikat gulungan kitab bertuliskan 壽比南山/ shou bi nan shan (panjang umur laksana gunung selatan)
 

Patung tiga dewa keberuntungan dengan tinggi 60 cm, buatan era jaman awal republik Tiongkok
ada beberapa kekurangan karena usia tapi tidak mengurangi keindahannya.
cukup jarang didapatkan patung dengan dimensi yang cukup besar, mengingat transportasi di masa itu

Tiga dewa keberuntungan merupakan salah satu intisari filsafat kehidupan masyarakat Cina,
dimana dalam kehidupan ini manusia akan berbahagia jika memiliki 福 (keberuntungan), 禄 (Pangkat/Harga diri) dan 壽 (Panjang usia) 
suatu makna yang indah dalam sebuah karya seni

Kamis, 21 Juni 2018

Liyen (papan syair)


papan syair Cina biasanya memiliki arti arti filsafat yang mendalam yang merupakan ajaran bagi generasi penerus 


di Indonesia keberadaannya saat ini sudah sangat langka, disamping karena masyarakat keturunan Cina Indonesia kebanyakan tidak bisa berbahasa dan menulis aksara Cina karena selama orde baru segala sesuatu yang berhubungan dengan budaya Cina dilarang, 


tetapi juga kemampuan untuk menulis syair syair indah sangat jarang dimiliki oleh generasi sekarang.


terbuat dari kayu jati dengan ukuran 30 x 173 dengan ketebalan 1.5 cm


keindahan dan keluwesan dari tiap huruf huruf yang terpahat ini menunjukan citarasa seni yang tinggi


dihiasi dengan warna emas / prada (sebagian sudah pudar karena usia)
menjadikannya semakin memancarkan keindahan dan keanggunannya


kesetian dan kerelaan dalam menjalani masa masa sulit kehidupan
merupakan jalan yang akan membawa kita kepada kebijaksanaan selamanya

kira kira makna dari sepasang syair ini



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...