Selasa, 29 November 2011

LAMPU ALADDIN


Victor Johnson, pendiri perusahaan lampu Mantle dari Amerika Serikat di Chichago pada 1908. Ia memperoleh merk dagang Aladdin pada tahun 1908 dan model pertama buatan Amerika dijual pada tahun 1909. Pada tahun 1926 Johnson membeli pabrik kaca Lippincoctt di Alexandria, Indiana. Untuk membuat gelas, cerobong asap dan kap lampu. lalu mengubah namanya menjadi Aladdin industri



Dimulai pada tahun 1900 perusahaan di Amerika Serikat mengakui meraup keuntungan yang luar biasa dari lampu ini. Lampu Aladdin menjadi pemimpin dunia lampu pijar non tekanan selama 50 tahun kedepan.
Prinsip pembakaran Aladdin adalah menghasilkan nyala api biru (hampir 100% pembakaran) untuk out put panas maksimum. Panas ini menyebabkan mantel memijar karena komposisi kimia yang unik. Aladdin memancarkan sekitar 2500 BTU panas per jam. Lampu Alladin 60 candela, memancarkan cahaya putih, tidak memompa, tanpa suara, tanpa asap, tanpa bau dan tidak berbahaya

Lampu Aladdin dengan kap kertas ini termasuk yang sudah langka keberadaannya
dikarenakan bahan yang terbuat dari kertas apabila dipakai untuk jangka waktu yang lama akan menjadi kering dan amat mudah hancur


dengan kondisi yang masih utuh


kelengkapan orisinil dan mulus


kap lampu memiliki dua gambar yang berbeda, sehingga tidak membosankan


Lampu Aladdin Mantle, adalah salah satu penemuan terbesar dan paling praktis abad ini. merupakan prestasi ilmu pengetahuan sehubungan dengan pencahayaan buatan. Lampu Aladdin telah memecahkan permasalahan pencahayaan untuk rumah pedesaan dengan cahaya putihnya yang modern.
keadiran lampu Aladdin ini telah membuat membaca malam, menulis atau menjahit menjadi menyenangkan

SOLD

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...