Rabu, 09 Mei 2012

RICKSHAW 人力車


Becak pertama kali terlihat di Jepang sekitar tahun 1868, pada awal dari Restorasi Meiji . dan dikenal dengan nama jinrikisha,  Dan segera menjadi moda transportasi yang populer karena,lebih cepat dari tandu (dan tenaga manusia adalah jauh lebih murah dibandingkan dengan penggunaan kuda).


Pada paruh terakhir abad 19 jinrikisha sampai di China dan berkembang pesat di sana. Di China orang menyebutnya Rickshaw 人力車. Sama seperti di Jepang, rickshaw menjadi kendaraan kebanyakan kaum hartawan, bahkan ada yang menjadikannya sebagai kendaraan pribadi. Sering kita sekarang ini melihat film-film mandarin yang menampilkan rickshaw ini. Dari China kemudian rickshaw menyebar ke daerah-daerah Asia lainnya.


Kata “becak” sendiri bukanlah asli dari kata bahasa Melayu-Indonesia. Bahkan bisa dikatakan itu adalah penyebutan yang salah kaprah. “Becak” adalah pengucapan orang-orang kita untuk kata bahasa Hokkian “Be Chia”, yang artinya kereta kuda.


Becak sendiri, menurut Sartono Kartodirdjo dalam Pedicab in Yogyakarta: A Study of Low Cost Transportation and Poverty Problems, di Indonesia telah berkeliaran di jalanan-jalanan kota Batavia sejak dekade 1930-an.


Sebuah miniatur dari RICKSHAW 人力車
dengan tinggi penariknya hanya 6.5 cm dan panjang total 16 cm, lebar 4,5 cm
terbuat dari kayu jati


replika ini merupakan barang tua, dalam artian bukan baru dibuat.
dengan detail dan pengerjaan yang amat halus


unik dan langka, akan menambah pesona koleksi anda


foto RICKSHAW 人力車 di china

SOLD

Thx to Mrs "SP" Batavia
感謝 "SP" 夫人,雅加達
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...