Rabu, 12 Agustus 2015

PATIMAN 2


Patiman biru putih dengan glazur coklat ini diinport dari negeri Cina pada sekitar abad 19 atau pada masa kekuasaan dinasty Qing


keramik biru putih dengan motif sulur suluran ini biasa dikenal dengan sebutan motif "kacang merah 紅豆" tapi ada juga yang mengenalnya dengan motif kacang polong manis 


 Motif kacang merah 紅豆 merupakan motif khas Cina peranakan 東南亞土生華人
merupakan simbol keterikatan dengan tanah leluhur


Patiman dengan diameter 28.5 cm dan tinggi 9 cm 
dengan motif biru putih pada bagian dalam dan coklat pada bagian luarnya
dalam kondisi utuh


patiman dengan bagian warna coklat banyak disukai oleh masyarakat Cina peranakan dengan didikan barat, sehingga patiman jenis inipun banyak dikenal oleh masyarakat Belanda pada masanya
keberadaannya kini makin langka karena menjadi buruan kolektor, dikarenakan patiman ini merupakan sepenggal kisah sejarah suatu komunitas yang jauh dari tanah leluhurnya


kacang merah  紅豆 dalam masyarakat cina merupakan simbolisasi kerinudan akan tanah leluhurnya

salah satu syair kalsik Cina yang menggambarkan kerinduan

相 思 ( 王 維)
紅 豆 生 南 國,
春 來 發 幾 枝.
勸 君 多 採 擷,
此 物 最 相 思.

penafsirannya kurang lebih demikian:

Pada wilayah bagian selatan negaraku tumbuh kacang merah.
Setiap angin musim semi berhembus, maka akan tumbuh cabang dan tunas.
Berharap kamu bisa memetiknya lebih, dijadikan sebagai kenang-kenangan,
 karena kacang itu yang paling mampu mewakili kerinduan ini.

Kacang merah disebut sebagai biji kerinduan dikarenakan sebuah legenda :
Ada seseorang pada masa peperangan dulu wafat dimedan perang. Istri beliau merindukan suaminya dengan sangat mendalam, tidak mampu menahan kesedihan hati.
Setiap hari meratapi kesedihan dibawah pohon kacang merah, akhirnya meninggal diselimuti kesedihan.
Orang-orang pada generasi selanjutnya dengan ini memakai pohon kacang merah sebagai pohon kerinduan, dan kacangnya adalah kerinduan itu sendiri, maka sejak itu diumpamakan sebagai biji kerinduan.

SOLD
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...