Rabu, 01 Februari 2012

TASBIH KACA LUKIS 18 ARAHAT


 Arhat (ini adalah bahasa Pali, Sansekerta adalah Arahat), dalam istilah sederhana adalah seorang pengikut Buddha yang telah mencapai Pencerahan nya.
Disini saya mencoba memberikan cerita singkat tentang masing-masing Arahat menurut urutan tradisional.


Pindola
Berasal dari keluarga Brahmana, dulunya adalah seorang pejabat pemerintah dalam sebuah kerajaan Inda,
ia memutuskan untuk menjadi seorang biarawan Budha dan bergabung dengan biara di pegunungan.
pada suatu hari ia muncul di depan istana dengan mengendarai seekor rusa, dan meminta raja untuk bergabung dengannya.

Kanakavasta
Kanaka adalah seorang pengkotbah dan pendebat doktrin Budha.
ketika ditanyakan apa arti kebahagiaan, ia mengatakan kebahagiaan bukan didapat melalui panca indera, melainkan dari dalam hati, seperti hati Budha.
ia sering tersenyum selama perdebatan dan terkenal karena kotbahya dalam kebahagiaan, karena itu disebut arahat tersenyum

Kanakabharadvaja
adalah seorang biksu pengemis yang meminta sedekah dengan mengangkat mangkuk



Subinda
Menurut legenda ia adalah murid terakhir Sang Budha, dikenal juga dengan sebutan Nandimitra, sering digambarkan membawa sebuah pagoda menandakan bahwa Budha selalu bersamanya


terbuat dari manik manik kaca yang dilukis dengan tangan dari bagian dalamnya


Nakula
Menurut tradisi Nakula atau Pakula adalah seorang pejuang yang menyerahkan dirinya menjadi biarawan, dan akhirnya mencapai pencerahan melalui meditasi.
terkadang ia digambarkan sebagai guru, memegang tasbih dengan anak kecil di sampingnya

Bodhidurma
Dalam bahasa sansekerta berarti berbudi luhur dan cerdas, juga merupakan nama pohon Bodhi yang dikenal sebagai pohon kebijaksanaan karena Sakyamuni mengalami pencerahan dibawah naungannya.
Legenda mengatakan bahwa Bodhidurma bertanggungjawab untuk menyebarkan Budhisme ke India timur, Dari India ia berlayar melintasi laut dan mendarat di pulau Jawa


Kalika
Kali dalam bahasa sansekerta berarti gajah. dan kalika berarti pengendara gajah, atau pengikut kali.
gajah sendiri melambangkan kekuatan, ketahanan dan ketekunan.
Kalika adalah Arahat pelatih gajah yang menjadi biksu Budha dan mencapai pencerahan

Vajraputra
secara harafiah berarti Manusia Kucing, Ia pada awalnya adalah seorang pemburu singa.
setelah mencapai pencerahan seekor singa kecil datang bermain ke sisinya, sejak itu vajraputra dan singa kecil jadi tak terpisahkan.


Masing masing lukisan menampilkan karakter sang Arahat


Jivaka
disebut juga Gobaka, adalah seorang pangeran dari kerajaan kecil di India.Ketika diangkat menjadi putera mahkota, adiknya memberontak. Tapi ia meyakinkan adiknya bahwa ia ingin menjadi biarawan, karena ia hanya memiliki Budha di hatinya, sebagai bukti ia membuka hatinya dan memang ada Budha di hatinya.
Gobaka diyakini sebagai biarawan Shan Wu Wei, yang tiba di Chang An (sekarang Xi An) pada era dinasti Tang 716 AD
Gobaka secara harafiah berarti manusia hati. lemah secara fisik tetapi memiliki semangat yang kuat

Panthaka
Menurut legenda ia adalah seorang pangeran dari kerajaan Kintota India, ketika menjadi biarawan ia suka bermeditasi dengan gaya setengah lotus, dan setelah selesai ia akan mengangkat tangannya dan mengeluarkan nafas kuat kuat

Rahula
Dilahirkan pada saat gerhana bulan, dan dinamai Rahula, ia adalah salah satu dari 10 murid favorit Budha dan terkenal dengan kekuatan meditasinya

Nagasena
berarti sepasukan naga, ia adalah seorang pengkotbah yang fasih dan terkenal diseluruh India dengan kothbahnya untuk tidak mendengarkan kejahatan. karena itu ia sering digambarkan sedang menggaruk garuk telinga, gerakan yang melambangkan pemurnian indra pendengaran dalam mencari kedamaian dan ketenangan


Karya seni yang mengagumkan


Angida
Ia adalah seorang penangkap Ular, setelah tertangkap ular tersebut akan dibuang bisanya dan kemudian dilepaskan kembali di pegunungan, sehingga tidak melukai orang yang lewat. karena kebaikan hatinya Angida mampu mencapai pencerahan.
ia muncul di Feng Hua provinsi Zhe Jiang th 907 AD sebagai biarawan pengemis membawa tas, dan pada tahun 917 AD berkhotbah diatas batu di sebelah kuil Yue Lin

Vanavasa
Disebut juga Vanavasin, menurut legenda ia dilahirkan saat hujan lebat, karena itu ia dinamai Vanavasa yang dalam bahasa sansekerta berarti hujan. Kemudian ia menjadi bikhu, dan karena suka bermeditasi dibawah pohon pisang ia dikenal sebagai Arahat pisang

Ajita
Menurut legenda ia dilahirkan dengan dua alis panjang. Setelah kelahirannya ayahnya diberitahu bahwa Sakyamuni Budha juga memiliki alis panjang, oleh karena itu puteranya memiliki penampilan Budha sehingga ia dikirim ke biara dan mencapai pencerahan

Cudapanthaka
dikenal sebagai Panta muda, merupakan salah seorang murid favorit Budha.


pada ujung simpulnya terdapat lukisan Dewi Kuan Im

Maitreya
Identitas sebagai Maitreya adalah suatu peringatan. Ingatlah bahwa para Arahat  tetap "bertugas" menjaga Dharma sampai Maitreya datang.

Mahakassapa
Arahat penakluk naga." dia adalah menundukkan naga - simbol motivasi terdalam batin kita -



Untaian 20 buah manik manik kaca yang masing masing dilukis figure dari 18 Arahat ( Lo Han ) yang sangat melegenda,
ditambah dengan lukisan Sakyamuni Budha dan Dewi Kuan Im pada 2 manik manik utamanya
kondisi mulus tanpa cacat
sungguh salah satu koleksi kebanggaan yang sarat dengan makna kebajikan.

SOLD
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...