Senin, 23 Februari 2015

KURSI JENGKI + STOOL


Kata jengki, konon berasal dari kata Yankee. Itu adalah sebutan bagi orang-orang Amerika pada umumnya. Tapi ada juga versi lain. Jengki serapan dari kata "Junkie" atau "Junkiest", yakni name tag bagi kaum pecandu obat-obat terlarang yang populer bersamaan dengan masuknya gelombang aliran musik rock yang dibawa oleh The Beatles masuk ke Benua Amerika pada awal tahun 60an. Dalam perkembangannya, Junkiest tidak lagi spesifik ditujukan bagi pecandu morfin dan sejenisnya, tapi meluas untuk gaya anak muda yang selenge'an dan urakan.
Mana yang benar, tidak terlalu penting. Yang pasti adalah warga Amerika datang berbondong-bondong datang ke Indonesia, setelah peristiwa G30S PKI. 


Masa Awal Orde Baru, ibarat masa bulan madu bagi investor dan kemudian diikuti oleh masuknya ribuan atau puluhan ribu warga Amerika bekerja dan "membangun" Indonesia dalam masa awal Program PELITA ala Pak Harto. Dari karyawan INCO di Soroako, Shell, Caltex, Freeport, General Motors, Coca Cola dan hampir semua sendi perekonomian Indonesia. Kehadiran Warga Amerika dengan semangat "baby boomers" atau Yankee atau kemudian diindonesiakan menjadi Jengki.


berdasarkan kisah diatas maka gaya jengki / yangkee merupakan suatu aliran yang mengkespresikan semangat kebebasan berkespresi.
tidak ada patokan/ pakem khusus dalam aliran jengki tersebut


pada umumnya gaya jengki / yangkee memiliki bentuk bentuk asimetris bentuk bentuk miring bahkan cenderung "nyeleneh", umumnya kita dapat mencirikannya dengan kaki yang miring dan meruncing ke bawah, meskipun tidak semua gaya jengki / yangkee berbentuk demikian.


dua buah kursi Jengki / Yangkee dan sebuah stool, yang sangat populer di era tahun  60 - 70 an, kondisi utuh dan sudah dipelitur ulang, 
cocok menghiasi ruang anda


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...