Rabu, 29 April 2015

YIXING TEA POT,宜興紫砂壺



Teko tanah liat Yixing 宜興, juga disebut Purple Pasir 紫砂, yang terbuat dari tanah liat Yixing.
Biasa digunakan untuk menyeduh teh secara tradisional/
 Berasal dari China abad ke-15, dan terbuat dari tanah liat yang diproduksi dekat Yixing di provinsi Cina timur Jiangsu.
Penggalian arkeologi menunjukkan bahwa pada awal dinasti Song (abad 10 ) tembikar dekat Yixing menggunakan lokal "zisha" (紫砂 atau 紫 泥, secara harfiah, "pasir ungu / tanah liat") untuk membuat peralatan yang mungkin telah berfungsi sebagai teko. Pada Ming Dinasti, selama masa pemerintahan Kaisar Zhengde, seorang biarawan dari Jinsha Temple (Golden Sand Temple) di Yixing membuat teko kualitas baik dari tanah liat setempat. Teko tersebut segera menjadi populer dan ketenaran  teko Yixing mulai menyebar




sebuah Poci untuk menyeduh teh dengan motif bunga dan burung terbuat dari enamel bakar timbul


dengan dimensi poci tinggi 6.5 cm dan diameter 6,5 cm tanjang total 12 cm



bagian tutup poci pecah dan sudah direkatkan kembali (didapatkan dalam kondisi demikian), tetapi tidak mengurangi keindahannya.
mengingat usia dan pemakaian hal ini sangat dapat dimaklumi

produksi tanah liat Yixing dengan motif motif enamel dan glazzur hijau (abad 19)  hanya ditemukan di kalangan peranakan Asia tenggara, dan amat jarang ditemukan di belahan dunia lain.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...